“Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw” Misi Penyelamatan yang Tegang dan Penuh Tawa

 

Radio UNTAR – Kamis (01/08/19). Luke Hobbs dan Deckard Shaw kembali menghebohkan penonton melalui film terbarunya yang berjudul “Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw” yang tayang pada tanggal 31 Juli 2019 di Indonesia. Dwayne Johnson dan Jason Statham kembali memerankan kedua karakter utama (Hobbs dan Shaw) yang sudah dikenal melalui berbagai film Fast & Furious sebelumnya. Selain Johnson dan Statham, film yang didistribusikan oleh Universal Pictures ini juga dibintangi oleh Idris Elba, Vanessa Kirby, Eiza Gonzalez, Helen Mirren dan masih banyak lagi.

Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw memiliki fokus cerita mengenai penyelamatan adik Deckard Shaw yang bernama Hattie Shaw karena memiliki virus mematikan (The Snowflakes) yang diincar oleh organisasi teroris yang sangat berbahaya (Eteon). Hattie terpaksa menyuntikkan virus mematikan tersebut kedalam dirinya saat dikepung oleh beberapa anggota organisasi teroris yang dipimpin oleh Brixton (Idris Elba). Malangnya jika lebih dari 24 jam virus tersebut tidak dikeluarkan dari tubuh Hattie, virus tersebut akan melumerkan organ tubuh Hattie dari dalam. Disini Hattie dibantu oleh kakaknya dan Hobbs untuk sama-sama melindungi dan mengeluarkan virus tersebut dari tubuh Hattie agar dirinya tetap hidup. Mereka bertiga juga bersama-sama menjaga virus tersebut agar tidak jatuh ke tangan Brixton, jika tidak maka seluruh umat manusia menjadi taruhannya.

 

Hampir seluruh action dalam film ini dipenuhi ketegangan yang dikemas dengan sangat baik. Kemahiran Dwayne Johnson, Jason Statham dan Idris Elba tidak perlu diragukan lagi. Apalagi sutradara film ini yaitu David Leitch juga merupakan sutradara film John Wick, Deadpool 2 dan Atomic Blonde yang sudah ahli dalam bidangnya film action. Vanessa Kirby juga tampil sebagai perempuan badass dan sangar. Rakyat Samoa pun juga memberikan performa aksi dengan sangat baik. Bukan ketegangan saja, komedi dari dialog-dialog yang disajikan oleh Hobbs dan Shaw juga dapat mengocok perut.

Terdapat pula beberapa aktor Hollywood ternama yang turut membintangi film ini. Penonton akan dikejutkan oleh adalah Ryan Reynolds yang berperan sebagai agen CIA yang terus mengaku bahwa Hobbs adalah teman baiknya. Tidak hanya Ryan Reynolds, WWE Superstar Roman Reigns juga tampil sebagai salah satu keluarga besar Hobbs. Reigns juga menampilkan signature moves yang biasa ia gunakan sebagai finisher dalam bergulat yaitu “Samoan Drop” dan “Spear”. Penggemar WWE pasti sangat terhibur dengan kehadiran Reigns. Bayangkan saja jika film ini menampilkan Dwayne Johnson vs Roman Reigns, pasti akan membuat film ini semakin dinanti-nantikan.

 

Meskipun film ini memiliki adegan action yang penuh ketegangan dan kegilaan, film ini tidak menampilkan berbagai mobil-mobil mewah yang sudah menjadi icon serial Fast and Furious. Bahkan film ini lebih mirip seperti serial “XXX” yang berfokus kepada action saja. Peran Brixton yang memiliki julukan sebagai “Black Superman” juga tidak sehebat seperti julukannya. Karakter Brixton hanya digambarkan sebagai manusia yang dilengkapi dengan mesin yang dapat mendeteksi serangan dan juga membuat strategi perang. Lalu peran Madam M (Eiza Gonzalez) juga sangat sedikit dan seharusnya ia patut mendapatkan peran lebih dalam film ini mengingat ia merupakan salah satu teman lama Shaw dan memimpin geng yang beranggotakan perempuan saja.

 

Sama seperti film-film Fast and Furious yang sebelumnya, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari film ini. Terutama dalam hal keluarga, persaudaraan dan sahabat. Meskipun Hobbs dan Shaw hampir selalu bertengkar dan tidak bisa akur, sebenarnya mereka saling menjaga satu sama lain. Lalu emosi yang dialami oleh Deckard dan Hattie mengenai masa lalu mereka yang bahagia kemudian dirusak oleh kehadiran Brixton yang membuat Deckard seakan-akan menghianati keluarganya. Padahal semua itu ia lakukan untuk melindungi Hattie dan ibu nya yang masuk penjara. Nilai persaudaraan lain yang dapat dipetik dari film ini adalah ketika Hobbs kembali ke kampung halamannya dan bertemu dengan saudara laki-lakinya yang bernama Jonah. Masa lalu mereka berdua memang tidaklah baik, tetapi melalui pertemuan ini dapat mengubah semua yang telah terjadi. Pelajaran yang dapat diambil dari Rakyat Samoa adalah Keluarga memang dapat membuat semua orang merasa nyaman, aman, tenang dan tentram terutama dikelilingi oleh orang-orang yang kamu sayangi.

 

Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw dapat menjadi film pilihan kamu untuk menonton bersama dengan teman, sahabat maupun keluarga. Yang pasti jangan cepat beranjak dari tempat dudukmu setelah film selesai karena akan ada kejutan yang spesial dari salah satu pemain pendukungnya. Pesan tiketnya sekarang karena film ini sudah tayang di seluruh bioskop di Indonesia! (MSTE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *