Blog Post

News from us
29 November 2019

Last Christmas : Film Natal Yang Penuh Makna Kehidupan

Radio UNTAR – Jumat (29/11/2019) Tidak terasa 2019 telah memasuki penghujung tahun. Bulan Desember identik dengan suasana libur yaitu natal. Nah, untuk menemani serunya libur natal Sobat Muda, ada film yang pas banget tentunya. Adalah Last Christmas merupakan film komedi romantis yang disutradarai oleh Paul Feig dan skenario ditulis oleh Bryony Kimmings dan Emma Thompson, yang bersama menulis skenario dengan suaminya, Greg Wise. Diangkat dari lagu berjudul sama karangan George Michael, film ini dibintangi oleh Emilia Clarke sebagai pekerja toko Natal yang sinis terhadap segala hal lalu bertemu dengan seorang pria misterius (Henry Golding) dan mulai jatuh hati padanya; turut dibintangi oleh Emma Thompson dan Michelle Yeoh.

Kate (Emilia Clarke) adalah seorang milenial yang hidup agak berantakan dan suka menghabiskan waktu dengan minum bir di bar. Ia selalu menumpang di rumah temannya untuk menghindari keluarga yang penuh konflik. Setelah masalah kesehatan yang dialami pada tahun sebelumnya, dia menolak untuk mengakui bahwa hidupnya perlu berubah dan berjuang untuk mengalahkan perasaan membenci diri sendiri. Saat bekerja di toko Pernak Pernik Natal yang dikelola oleh ‘Santa’ (Michelle Yeoh), Kate berjumpa dengan Tom (Henry Golding). Tom sering sekali muncul secara tiba-tiba dan memaksa Kate untuk ‘melihat ke atas’, untuk melihat keindahan dunia. Interaksi mereka sangat aneh, singkat, dan terlihat kekanak-kanakan, tetapi menarik untuk diikuti. Tom mendorong Kate untuk menghargai keberadaannya dengan cara-cara yang unik sehingga suasana romantis yang dibangun oleh mereka terasa sangat menyegarkan.

Kate masih muda, kebingungan, dan tidak yakin dengan masa depannya, seperti halnya anak-anak muda yang hidup di Inggris saat ini. Setiap hari mereka menghadapi tekanan seperti jenjang karir seperti apa yang harus mereka jalani, bagaimana menyenangkan orang tua mereka, serta bagaimana merawat tubuh mereka. Dalam masyarakat yang hidup serba cepat seringkali membuat kita lupa memaknai keberadaan kita. Jarang sekali melihat film yang mengomentari kesehatan mental dengan cara yang begitu sederhana dan jujur, meski terasa agak terburu-buru. Apa yang disajikan oleh Last Christmas dapat menjadi inspirasi bagi orang banyak. Namun demikian, hubungan Kate dan Tom mungkin merupakan daya tarik utama dari film ini, dan memang hal itu sangat berpengaruh pada alur cerita.

Film ini pasti membuat Sobat Muda merasa ceria. Penuh warna dan membuat suasana Inggris sangat terasa, dengan apresiasi terhadap karya George Michael, kostum peri yang lucu, dan jalanan berbatu yang mencerminkan Covent Garden. Ini mungkin cerita tentang cinta, tetapi berbeda dari genre komedi romantis pada umumnya. “Film Natal yang luar biasa harus mengandung tema cinta, keluarga, penebusan dan kebahagiaan,” kata Feig selaku sutradara. “Film ini sangat emosional di beberapa adegan, juga sangat lucu; sehingga terasa menawan dan indah. Direktur Fotografi kami, John Schwartzman, telah merekam film ini seperti yang belum pernah Anda lihat sebelumnya — membuat London terlihat sangat indah. London adalah kota yang sangat saya cintai dan saya miliki seumur hidup. Saya ingin menunjukkan kota ini sesuai cara saya melihatnya dan  menghargainya. Semua elemen ini bersatu untuk menciptakan pengalaman emosional yang mendalam sehingga membuat saya mengatakan bahwa ini merupakan kisah Natal yang luar biasa dan tak terlupakan.”

Bagi Feig, apa yang menambah keajaiban kota London adalah lagu milik George Michael. “Kekuatan musik George sungguh menakjubkan,” kata Feig. “Lagu-lagunya ditulis dengan sangat baik dan diatur sehingga kita dapat mengatur ulang serta memberi mereka kehidupan sekunder. Selain itu, kami memiliki lagu yang belum pernah dirilis dan belum pernah didengar oleh siapapun; film ini seperti sebuah surat cinta untuk George kepada London. Akan terasa menyenangkan bagi para penggemar karena mereka akan merasakan kembali pengalaman musiknya dengan suasana baru. Saya senang mengetahui banyak orang-orang yang mengagumi karya George tetapi tidak sepenuhnya menghargai betapa luar biasanya berbakatnya dia.”

Film ini pas banget untuk mengisi liburan kamu lho, karena di bulan Desember yang identik dengan natal. Dengan bulan natal yang penuh makna kehidupan yang sesungguhnya, kamu akan terbawa dengan suasananya dari awal cerita hingga akhir cerita. Jadi, buat Sobat Muda yang nge-fans banget sama lagu Last Christmas dan ingin semakin memaknai hidup, kamu harus saksikan film Last Christmas mulai tanggal 6 Desember 2019 di bioskop kesayangan kamu! (DN)

|

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M