Blog Post

News from us
20 January 2019

Uang Bisa Kedaluwarsa? Masa sih?

Radio Untar – Minggu (20/01/19). Sobat Muda pasti tau dong kalau makanan itu bisa kedaluwarsa. Nah tapi elo tau enggak sih bahwa ternyata uang juga bisa kedaluwarsa loh! Mulai tahun 2019, ada beberapa uang kertas rupiah yang kedaluwarsa atau tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran lagi. Kebijakan berakhirnya masa berlaku beberapa jenis uang ini terhitung mulai tanggal 31 Desember 2018 yang lalu loh!

Yang pertama ada uang Rp10.000 Tahun Emisi (TE) 1998 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien)

Lalu ada uang Rp20.000 Tahun Emisi (TE) 1998 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara)

Kemudian uang Rp50.000 Tahun Emisi (TE) 1999 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional WR. Soepratman)

Dan yang terakhir ada uang Rp100.000 Tahun Emisi (TE) 1999 (Gambar Muka: Pahlawan Proklamator Dr.Ir.Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta, berbahan polymer).

Sobat Muda penasaran enggak sih kenapa uang kertas di atas itu bisa kedaluwarsa dan harus diganti dengan yang baru? Nah ternyata salah satu alasan kenapa uang kertas keluaran lama diganti dengan keluaran yang terbaru berhubungan dengan masalah keamanan nih!

Uang seri terbaru mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi dan bisa mengurangi adanya pemalsuan uang. Ada beberapa fitur terbaru yang membuat uang seri terbaru semakin aman, seperti adanya color shifting, yang membuat adanya perubahan warna kalau uang dilihat dari sudut pandang tertentu. Ada juga rainbow feature yaitu jika melihat uang dari sudut pandang tertentu akan muncul bayangan nominal. Pada uang kertas seri terbaru juga ada fitur UV, yang membuat timbul bayangan saat uang dilihat di bawah sinar matahari, dan terakhir ada fitur blind code yang memudahkan uang diraba oleh tunanetra.

Dengan penambahan fitur-fitur tadi, Bank Indonesia mengharapkan tidak ada lagi kasus pemalsuan uang, nih, Sobat Muda!

Alasan lain penggantian seri uang kertas ini adalah untuk memperkenalkan pahlawan-pahlawan Indonesia. Seperti contohnya pada uang kertas pecahan Rp10.000 TE 1998, gambar pahlawan yang ada di uang tersebut adalah Cut Nyak Dhien. Sedangkan di uang kertas pecahan Rp10.000 terbaru, ada gambar pahlawan dari Papua, yaitu Frans Kaisiepo. Frans Kaisiepo adalah pahlawan dari Papua pertama yang muncul di uang kertas Indonesia loh!

Nah buat Sobat Muda yang masih simpan 4 uang kertas lama diatas udah enggak bisa dipakai di tahun 2019 ini sampai seterusnya nih. Eits tapi jangan dibuang dulu nih, simpan aja Sobat Muda siapa tau nanti bisa jadi barang antik dan bisa elo jual dengan harga yang lebih mahal lagi! (RK: sumber)

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M