Blog Post

News from us
15 May 2019

Tegangnya Misi Pelarian “John Wick: Chapter 3 – Parabellum”

Radio Untar – Rabu (15/05/19) Mengikuti kesuksesan di film kedua (John Wick: Chapter 2) yang rilis pada tahun 2017 yang lalu, John Wick kembali hadir di layar bioskop Indonesia pada tanggal 15 Mei 2019. Film ketiga yang berjudul John Wick: Chapter 3 – Parabellum ini kembali dibintangi oleh Keanu Reeves sebagai John Wick, pembunuh berantai yang ganas dan brutal. Film ini diproduksi oleh Summit Entertainment bersama dengan Thunder Road Pictures dan 87Eleven Production, di distribusikan secara internasional oleh Lionsgate dan di Indonesia didistribusikan juga oleh Prima Cinema. Chad Stahelski kembali menjadi sutradara film ini dan masih diproduseri oleh Basil Iwaynk dan Erica Lee.

Pada film ini, nyawa John Wick menjadi target pembunuhan karena diburu oleh pembunuh di seluruh dunia karena nyawa-nya dihargai senilai 14 Juta US Dollar. Ia harus bertahan hidup dengan memanfaatkan fasilitas dari The Continental dan meminta pertolongan kepada teman lama-nya Sofia yang diperankan oleh Halle Berry. Dalam pelariannya, John Wick harus menghalalkan segala cara untuk tetap mempertahankan nyawa-nya meskipun harus melanggar “aturan”. Setiap ada aksi, pasti terdapat pula konsekuensi. Konsekuensi yang mungkin tidak sebanding dengan perbuatannya membuat John harus terperangkap dalam lingkaran High Table yang tiada akhir.

Ketegangan, bunyi letusan pistol, senjata tajam dan darah terus menghiasi sebagian besar adegan film ini. Keanu Reeves tetap berhasil membuat karakter John Wick seperti binatang buas yang tidak tanggung-tanggung menghabisi nyawa musuhnya. Bahkan karakter keduanya seperti telah menyatu seakan-akan Keanu Reeves memang dilahirkan untuk memainkan tokoh John Wick. Meskipun sosok John Wick digambarkan sebagai sosok yang kuat, temperamen dan penuh dengan emosi, tetapi ia juga mudah sekali percaya dengan orang lain yang justru malah membuatnya jatuh. Rasa dendam atas kehilangannya yang sangat dalam masih menghantui dirinya sampai saat ini.

Selain dibintangi oleh Keanu Reeves dan Halle Berry, film ini juga dibintangi oleh beberapa bintang Hollywood ternama seperti Laurence Fishburne, Ian McShane, Anjelica Huston, Lance Reddick, Marc Dacascos dan masih banyak lagi. Dua bintang pencak silat Indonesia juga turut serta dalam pemain film ini, yaitu Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Aktor yang lebih dikenal dengan sapaan Kang Cecep dan Kang Yayan ini menampilkan seni bela diri pencak silat dalam adegan bertarung melawan John Wick. Tentu saja kualitas dan kemampuan seni bela diri pencak silat mereka sudah tidak perlu diragukan lagi. Terlebih dari itu, penonton akan dikejutkan dengan dialog mereka yang menggunakan Bahasa Indonesia kepada John Wick. Lalu penonton juga akan dihebohkan lagi dengan kalimat Bahasa Indonesia yang diucapkan oleh John Wick setelah selesai bertarung melawan Kang Yayan dan Kang Cecep. Dapat dikatakan bahwa Masyarakat Indonesia harus bangga dengan Bahasa Persatuan karena dimuat dalam film Hollywood.

Di Indonesia, Press Conference Film John Wick: Chapter 3 – Parabellum telah dilakukan di Cinema XXI Plaza Indonesia pada hari Selasa tanggal 14 Mei 2019 yang lalu dan dihadiri langsung oleh Kang Yayan dan Kang Cecep. Press Conference tersebut dilakukan setelah Special Screening kurang lebih pukul 22.30 WIB. Dalam Press Conference tersebut, Kang Yayan menyebutkan bahwa dirinya sangat bangga dapat memperkenalkan pencak silat ke dunia Internasional. “……..Melalui film Hollywood ini, sebuah kebanggaan buat kami dan sebuah kesempatan buat kami masyarakat pencak silat bisa memperkenalkan silat lebih bisa ditonton lagi terutama generasi muda di Indonesia…….” Kata Kang Yayan. Mengenai pemilihan Bahasa Indonesia, Kang Yayan mengungkapkan bahwa memang “mereka” yang ingin terdapat dialog Bahasa Indonesia dalam film ini. “……….Mereka buat dalam Bahasa Inggris, terus Bahasa Indonesia-nya kira-kira seperti ini” Tutur Kang Yayan dan Kang Cecep. Mereka berdua juga menuturkan bahwa dalam film tersebut juga memperkenalkan senjata asli Indonesia yaitu Kerambit. Senjata Kerambit tersebut digunakan oleh Kang Yayan dan Kang Cecep dalam adegan tarung-nya melawan John Wick.

Hal yang dapat dipetik dari film ini adalah jangan percaya kepada siapapun meskipun orang itu sedang memiliki visi yang sama denganmu. Ikutilah kata hatimu dan tetap waspada dengan orang sekitar. Kira-kira seperti apa keseruan film John Wick: Chapter 3 – Parabellum ini? Kamu sudah bisa menyaksikannya hanya di Bioskop XXI seluruh Indonesia mulai dari tanggal 15 Mei 2019. (MSTE)

 

|

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M