Blog Post

News from us
03 January 2019

Penjalanan Ke Alam Gaib dalam Film DreadOut, Dari Game ke Layar Lebar

Radio Untar – Kamis (3/1/2019) Sobat Muda pasti pernah dong main game  lewat PC atau Smartphone? Kalau kamu pencinta game pastinya tahu Game DreadOut ciptaan karya anak bangsa (Digital Happiness) yang udah mendunia. Ya, game horor dengan sensasi memotret hantu itu sekarang udah difilmkan loh, Sobat Muda. Wahh, kayaknya kurang lengkap kalau sudah main game nya tapi belum nonton film nya kan?

Bekerja sama dengan CJ Entertainment, Sky Media, Nimpuna Sinema dan LytoGame jadi komposisu lengkap dibalik diangkatnya game horor DreadOut ke layar lebar. Film DreadOut, sebuah film horor pertama yang diangkat dari game horor karya developer Indonesia (Digital Happiness) yang telah sukses secara internasional.

FilmDreadOut mengambil latar cerita sebelum kejadian dalam game terjadi (prekuel). Film ini menceritakan tentang sekelompok remaja SMA bernama Jessica (Marsha Aruan), Beni (Muhammad Riza Irsyadillah), Dian (Susan Sameh), Alex (Ciccio), Erik (Jefri Nichol) dan Linda (Caitlin Halderman). Dengan tujuan untuk berharap mendapatkan popularitas di media sosial. Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi apartemen tersebut dimalam hari untuk merekam kegiatan mereka selama disana. Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.

“Brand dari game ini sudah sangat besar dan kuat, walaupun memang ide awal cerita yang disepakati bersama teman-teman dari Digital Happiness adalah prequel dari gamenya, tapi kualitas, keseruan dan kengerian dalam film ini harus sama persis seperti gamenya. Saya tersanjung namun memikul beban tanggung jawab yang besar telah dipercaya oleh teman- teman creator game DreadOut dari Digital Happiness untuk menyutradarai film DreadOut,” ujar Kimo Stamboel sutradara sekaligus penulis dan produser film DreadOut.


“Seru banget bisa jadi bagian dari Film DreadOut apalagi dapet kesempatan kerja bareng dengan sutradara sekelas mas Kimo. Awalnya agak ragu dan nggak PeDe ketika ditawari peran ini karena main film horor yang banyak actionnya itu, menjadi tantangan baru buat aku. Tapi setelah diyakinkan oleh mas Kimo dan para produser film DreadOut, akhirnya aku berani juga ambil perannya.” kata Nichol.

Terinspirasi dari game ciptaan Digital Happiness yang berjudul “DreadOut” yang berhasil menjadi game indie horor yang populer di platform internasional STEAM dan menjadi semakin popular ketika PewDiePie (youtuber Internasional) memberikan review positif terhadap game ini.


Sementara itu, produser film Edwin Nazir mengatakan, “Rencananya film ini, seperti gamenya tidak hanya akan dipasarkan di dalam negeri tapi juga akan dipasarkan secara internasional, untuk itu selain bekerjasama dengan SkyMedia (Screenplay) dan Lyto game, kami juga bekerjasama dengan CJ Entertainment dari Korea, semoga film ini tidak hanya sukses di pasar lokal, tapi bisa juga sukses di pasar internasional dan menjadi film karya anak bangsa yang dapat dibanggakan di mata dunia”.

Menjadi ciri khas Kimo Stamboel lewat film yang pernah digarap sebelumnya seperti Rumah Dara dan Headshot, kali ini tone warna gambar memiliki kesamaan dengan film Kimo lainnya. Pemandangan effect CGI yang menarik dan terlihat rapi membuat suasana nonton jadi lebih nyata. Teknik sinematography yang unik juga menjadi pengalaman baru untuk penonton. Sementara, pengambilan gambar dengan sudut pandang katakter layaknya seperti saat di game, jadi bikin suasana petualangan menyeramkan jadi makin kuat. Memang patut diakui pefilman Indonesia sudah menujukan kualitas nya. Salut dan ikut bangga ya, Sobat Muda!

Meski hanya menampilkan plot cerita yang menampilkan dua dunia nyata dan dunia gaib saja, tapi berhasil bikin penonton tekejut dan berteriak dalam bisokop. Wahhh…makin enggak sabar buat nonton kan? Penguasaan karakter pemain yang kuat jadi nilai tambah buat film ini. Apalagi ini adalah pengalaman pertama buat tokoh utama Caitlin Halderman berakting dalam film horor.

Di sisi lain, film ini patut diapresiasi sebagai film adaptasi game pertama di Indonesia. Menjadi permulaan yang bagus buat perfilman Indonesia. Jadi buat kamu pencinta film horor ataupun yang udah main game DreadOut, jangan lupa buat nonton film nya yang rilis tanggal 3 Januari 2019. (AP)

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M