Blog Post

News from us
21 February 2018

Pencarian Cinta Sejati ala-ala Bayu Skak di ‘YOWIS BEN’

Radio Untar – Rabu (21/02/2018) Dalam perfilman remaja Indonesia, tentu saja biasanya bahasa yang digunakan adalah bahasa yang gaul dan kekinian. Namun, apa jadinya jika suatu film Indonesia, hampir 80% memakai bahasa Jawa? Nah, buat kamu yang pengen banget nonton film remaja bergenre percintaan komedi tapi berbahasa daerah, YOWIS BEN cocok banget nih buat jadi rekomendasi film kamu!

Film yang diproduksi oleh Stravision ini, diproduseri oleh Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia. Dalam film ini pun Bayu Skak sang aktor utama ikut turut berperan menjadi sutradara bersama Fajar Nugros.

 

 

YOWIS BEN ini mempunyai cerita mengenai kisah seorang remaja lelaki yang bernama Bayu menyukai gadis cantik bernama Susan. Namun, karena minder dengan kehidupannya yang serba pas-pas an, ia pun memutuskan untuk memendam perasaannya. Seiring waktu berjalan, Bayu pun merasa kehidupannya berubah saat Susan mengirimkan voice chat kepadanya dan sontak hal itu membuat ia kegeeran. Padahal yang dilakukan oleh Susan itu hanya semata-mata untuk memanfaatkan dirinya.

 

 

Dalam perjalanan cintanya, Bayu ingin bertekad merubah dirinya seperti Roy, pacar Susan yang merupakan gitaris di sekolahnya. Karena hal itu lah, ia pun akhirnya membentuk band bersama teman-teman terdekatnya dan menamakannya dengan YOWIS BEN. Namun, langkah yang dilalui oleh Bayu dan kawan-kawan ternyata tidaklah berjalan mulus. Banyak tantangan seperti perpecahan antar anggota yang mulai timbul dan membuat band nya terancam hancur.

 

 

Film percintaan berbumbu komedi ini diperankan oleh bintang-bintang ternama seperti Bayu Skak, Cut Meyriska, Joshua Suherman, Brandom Salim, Tutus Thomson, Glenca Chysara, Aliyah Faizah, Devina Aurel, Arief Didu, Richard Oh, Tri Yudiman, Ria Ricis dan lain-lainnya.

 

 

YOWIS BEN ini cukup terbilang unik dan berbeda dari film-film Indonesia lainnya, karena di dalamnya hampir sebesar 80% menggunakan bahasa Jawa. Walaupun bahasa daerah cukup mendominasi di dalam film tersebut, kisah YOWIS BEN ini bersifat universal. Film ini juga memperlihatkan kita tentang kehidupan remaja yang mempunyai tekad tinggi untuk berkarya dan ingin menunjukkannya kepada keluarga dan orang terdekat mereka.

 

 

 

Di film ini juga akan memperlihatkan kehidupan fenomenal remaja yang mempunyai masalah seputar pencarian jati diri, rasa kesepian, semangat pertemanan dan cinta sejati. Semuanya terangkum dalam balutan budaya kota Malang yang menjadi salah satu urat nadi penting dalam industri kreatif Jawa Timur.

 

 

So, buat Sobat Muda yang mau intip perjuangan dan keseruan Bayu dengan bandnya, yuk langsung aja datang dan tonton di bioskop-bioskop kesayangan kamu!

(MV)

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M