Blog Post

News from us
18 August 2019

Film Exit: Aksi Yoona SNSD Melarikan Diri Dari Gas Beracun

 

Radio UNTAR – Minggu (18/08/19). Exit merupakan film arahan sutradara Lee Sang-eun yang didistribusikan oleh CJ Entertainment. Film yang mengusung genre bencana komedi ini menampilkan Cho Jung-seok dan Im Yoona sebagai tokoh utama. Sejak rilis tanggal 31 Juli 2019 di Korea, film ini berhasil meraih sekitar 7 juta penonton dalam waktu sekitar 2 minggu. Bagi beberapa orang yang familiar dengan girlband Girls’ Generation tentu tidak asing dengan sosok Yoona karena dia juga sering tampil menghiasi sejumlah drama Korea. Sementara Cho Jung-seok lebih dikenal karena tampil dalam beberapa judul film Korea antara lain The Drug King dan Hit-and-Run Squad.

 

Dikisahkan bahwa Yong-nam (Cho Jung-seok) adalah seorang pemuda yang belum bekerja dan masih tinggal bersama orang tuanya. Dalam hal ini sosok Yong-nam mewakili generasi milenial di Korea Selatan yaitu tidak memiliki pekerjaan, tidak memiliki pasangan, dan tidak memiliki tempat tinggal sendiri. Satu-satunya kegiatan yang dilakukan Yong-nam adalah panjat tebing karena itu merupakan hobi utamanya. Di klub panjat tebing yang ia ikuti, Yong-nam bertemu dengan Eui-ju (Im Yoona) dan ia jatuh cinta kepadanya. Akan tetapi, cinta Yong-nam bertepuk sebelah tangan karena Eui-ju menganggap mereka hanya teman saja. Karena peristiwa tersebut Yong-nam memilih berhenti dari panjat tebing dan melakukan olahraga di taman terbuka hingga taman hiburan.

 

 

 

Kontras dengan Yong-nam, Eui-ju memiliki kehidupan yang lebih baik, ia bekerja sebagai asisten manajer untuk sebuah restoran. Namun, dia harus bersaing dengan atasannya (yang kebetulan adalah anak dari sang pemilik restoran). Eui-ju seringkali mengalami pelecehan seksual dari atasannya. Yong-nam sengaja mengadakan pesta ulang tahun untuk ibunya di restoran tempat Eui-ju bekerja. Sepertinya Ini dilakukan sebagai upaya Yong-nam untuk mendekati Eui-ju dengan cara lain.

 

Tidak disangka-sangka, malam itu menjadi sebuah bencana ketika seorang ahli kimia yang kecewa dengan sengaja melepaskan gas beracun di Seoul dan sekitarnya. Gas beracun itu menyebar dengan sangat cepat hingga menutup jalan dan perlahan-lahan naik ke atas. Eui-ju, Yong-nam, dan keluarganya berpacu dengan waktu untuk melarikan diri menuju atap gedung tempat mereka berada agar dapat diselamatkan menggunakan helikopter. Di sinilah kemampuan panjat tebing Yong-nam sangat dibutuhkan. Ia harus harus naik ke atap untuk membuka pintu atap yang terkunci (Hanya dapat dibuka dari luar karena kuncinya tidak dapat ditemukan). Untuk itu Yong-nam harus memanjat sisi bangunan untuk mewujudkan hal tersebut.

 

 

 

Tanpa berlama-lama, pendakian awal hanyalah sebuah permulaan. Eui-ju dan Yong-nam akhirnya memanjat di sejumlah bangunan lainnya di Seoul sebagai usaha untuk melarikan diri dari serangan gas beracun yang terus menerus naik ke atas. Bahkan terdapat suatu adegan ketika mereka melakukan zipline di antara dua gedung pencakar langit. Buat kamu yang takut dengan ketinggian, bersiaplah untuk merasakan sensasi ketegangan berada di atap sebuah gedung. Sepanjang adegan pendakian kamu dipaksa untuk menahan nafas karena momen tersebut dapat membuat para penonton berpikir bahwa para karakter utama sewaktu-waktu dapat jatuh ke bawah dan mengalami kematian.

 

Dari segi plot cerita, film Exit terlihat berbeda sekali dibanding genre film bencana asal Amerika. Di sini terlihat bahwa sang pembuat film merangkai plot ceritanya dengan sangat hati-hati. Dari adegan pembuka, perkenalan tokoh, hingga masuk ke situasi bencana ditampilkan secara perlahan-lahan sehingga penonton dengan mudah mengikuti babak demi babak. Yang lebih menarik lagi, film ini mengandung adegan humor yang sangat menghibur. Di tengah situasi yang sangat menegangkan, kehadiran adegan komedi terasa pas dan tepat pada waktunya. Chemistry yang dibangun oleh dua tokoh utama terlihat sangat baik sehingga eksekusi adegan komedi terlihat lebih natural. Akting Cho Jung-seok dan Im Yoona terlihat lebih matang, hal itu karena mereka berdua mampu menampilkan sejumlah ekspresi emosi dengan natural.

 

 

Sekilas, Exit tampak seperti analogi bagi kehidupan generasi milenial di seluruh dunia (tetapi di Korea terutama, karena kondisinya lebih akut). Dibalik kehidupan biasa yang dialami oleh Yong-nam dan Eui-ju, tanpa disangka-sangka mereka dipaksa berlari sekuat tenaga, berpindah dari satu gedung pencakar langit ke gedung pencakar langit lainnya tanpa akhir. Hal ini yang terlihat mengingatkan kita pada kehidupan generasi milenial saat ini yaitu semua perubahan yang serba cepat dan tantangan yang tiba-tiba muncul. Ada momen ketika mereka berdua mengalami masalah emosional di atap satu bangunan ketika mereka berpikir semua harapan hilang dan Yong-nam menangis. Seringkali generasi milenial mengalami kelelahan dan berpikir semua akan berakhir, tetapi tujuan dan fokus yang membuat semangat mereka kembali menyala.

 

Buat kamu yang sudah tidak sabar melihat penampilan penuh aksi dari Cho Jung-seok dan Yoona, film Exit akan rilis serentak di bioskop mulai tanggal 21 Agustus 2019! (DN)

|

Leave a Reply

W-P-L-O-C-K-E-R-.-C-O-M